Konsep Dasar Proses Bisnis Teknologi Informasi

  • Bagikan

Proses Bisnis TI atau Teknologi Informasi menjadi salah satu mata kuliah yang ada di Universitas Nusa Mandiri yang memiliki program studi Sistem Informasi. Mata kuliah ini membahas teori, konsep, istilah proses bisnis dalam bidang teknologi informasi dan contoh serta implementasinya menggunakan analisis SWOT

Materi Pembahasan

Beberapa materi yang akan di bahas pada mata kuliah Proses Bisnis TI diantaranya:

  1. Konsep Dasar Proses Bisnis
  2. Ruang Lingkup Mengenai Proses Bisnis
  3. Proses Bisnis Dan Perubahanya
  4. Analisis Proses Bisnis
  5. Menganalisa perusahaan dengan menggunakan analisa SWOT
  6. E-Bussines dan E-Commerce

Apa itu Bisnis?

Bisnis adalah sekumpulan orang/suatu organisasi/perusahaan yang melakukan transaksi perdagangan barang, jasa atau keduanya, secara komersil dan mencari keuntungan daripadanya. Sedangkan pelaksana dari proses bisnis disebut pemodal/ investor baik perorangan / kelompok.

Kepemilikan Bisnis

  1. Sole Proprietorship = Dimiliki perorangan, memiliki beberapa orang pelaksana/karyawan.
  2. Partnership = Dimiliki oleh 2 atau lebih orang/sekelompok orang/ perusahaan yang saling bekerjasama.
  3. Corporation = Dimiliki oleh lebih dari 1 orang atau pemegang saham. Bentuknya bisa perusahaan swasta atau pemerintah.
  4. Cooperative = Dimiliki lebih dari 1 orang, yang bekerjasama dalam bentuk Koperasi

Alur Proses Bisnis

Dalam pelaksanaannya, proses bisnis terdiri dari 3 bagian, yaitu

1. Proses Operasi

  • Terdiri dari uraian prosedur dan aturan-aturan demi terlaksananya sebuah bisnis. Dapat dituangkan dalam activity diagram
  • Rangkaian kegiatan operasional bisnis. Melibatkan manusia, peralatan, unit organisasi, kebijakan dan prosedur. Biasanya berkaitan dengan penyediaan barang atau jasa.
  • Bertujuan menyelesaikan pekerjaan organisasi.

2. Proses Informasi

  • Melakukan pencatatan data, pemeliharaan data dan penyajian informasi.
  • Melibatkan manusia, peralatan, otorisasi, unit organisasi, kebijakan dan prosedur.
  • Bertujuan sebagai pendukung operasi dan manajemen dalam menjalankan fungsi organisasi dengan menyediakan informasi.
  • Otorisasi, adalah proses masuk ke dalam sebuah sistem informasi.
  • Analisa Masukan (Input) Masukan berupa data / raw data
  • Analisa Keluaran (Output) Sesuai kebutuhankah..?
  • Input harus ada outputnya begitupun sebaliknya.
  • Dapat menggunakan DFD (Data flow diagram) untuk menggambarkan aliran data.

3. Proses Manajemen

  • Melakukan perencanaan, pengendalian dan evaluasi
  • Menggunakan proses operasi dan proses informasi sebagai masukan
  • Melibatkan manusia, otorisasi, unit organisasi, kebijakan dan prosedur
  • Bertujuan untuk menjalankan fungsi manajemen.
  • Setiap output yang diserahkan atau disajikan kepada pihak manajemen, harus memiliki “kepentingan” guna pengambilan keputusan

Contoh Penerapan

1. Laporan Penjualan (SI Penjualan)

  • Untuk melihat seberapa besar / banyak penjualan dalam periode tertentu
  • Melihat barang-barang apa saja yang paling laku terjual. hal ini sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi manajemen agar barang- barang tersebut terpenuhi ketersediaannya pada bulan berikutnya

2. Laporan Peminjaman dan Angsuran pada Sistem Informasi Koperasi Simpan Pinjam

  • Untuk melihat seberapa banyak pengajuan pinjaman tiap bulan
  • Berdasarkan angsuran yang masuk, seberapa besar uang yang dapat dipinjamkan kepada anggota-anggotanya pada periode tertentu.

3. Laporan Penerimaan Siswa Baru pada Sistem Pendaftaran Siswa Baru

  • Untuk dapat mengetahui seberapa banyak siswa yang masuk pada tahun ajaran tertentu.
  • Dapat menentukan quota kelas, dan guru pengajarnya.

Studi Kasus Proses Bisnis TI

PT. Jadi Mandiri adalah sebuah perusahaan jamu yang dikenal masyarakat berikut adalah proses bisnis yang ada pada PT. Jadi Mandiri:

  1. Pelanggan memesan barang ke bagian penjualan melalui telepon. Kemudian pesanan dicatat oleh bagian penjualan ke dalam form Purchase Order (Pemesanan Barang). Jika pemesanan barang dilakukan dengan datang langsung ke bagian penjualan maka pelanggan harus menyertakan dokumen Purchase Order yang dibuat sendiri (PT. Jadi Mandiri tidak menyediakan form purchase order)
  2. Form Purchase Order diberikan ke bagian gudang. Setelah itu bagian gudang menyediakan barang sesuai yang tertera di Form Purchase Order dan membuat Surat Bukti Pengeluaran Barang.
  3. Setelah barang diserahkan oleh bagian gudang ke bagian penjualan, maka pelanggan membayar barang yang sudah dipesan tersebut dan bagian penjualan membuatkan kwitansi untuk pelanggan, setelah menerima kwitansi maka bagian penjualan akan mengirimkan barang tersebut ke tempat pelanggan.
  4. Bagian penjualan akan membuatkan Surat Jalan, dan Faktur Penjualan baruKemudian barang dikirim ke pelanggan. Saat sampai ke pelanggan, bagian pengiriman akan menyerahkan barang, dan faktur penjualan kepada pelanggan.
  5. Pada akhir bulan akan dibuatkan laporan penjualan yang akan diberikan kepada pemilik

Quiz

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *